Disdukcapil Lebak Ungkap Sebaran Penduduk: Rangkasbitung Tetap Jadi Wilayah Terpadat
bro admin | 25 Maret 2026 | Dibaca 29 kali

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lebak

LEBAK – Menyusul rilis Data Konsolidasi Bersih (DKB) Semester II Tahun 2025 dari Kemendagri, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebak memberikan rincian lebih lanjut mengenai sebaran penduduk di tingkat kecamatan.

Mengutip laporan dari Kabar6 (21/3/2026), tren kenaikan jumlah penduduk sebesar 34.971 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya membawa total populasi Lebak menyentuh angka 1.566.535 jiwa.

Analisis Sebaran Wilayah: Rangkasbitung Mendominasi

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Lebak, Ahmad Najiyullah, menjelaskan bahwa distribusi penduduk di Kabupaten Lebak masih terkonsentrasi di pusat pemerintahan.

Kecamatan Rangkasbitung tercatat memiliki jumlah penduduk terbanyak, yakni 151.264 jiwa atau berkontribusi sebesar 9,66% dari total populasi kabupaten. Selain Rangkasbitung, dua kecamatan lain dengan populasi signifikan adalah:

  • Kecamatan Malingping: 80.817 jiwa (5,16%)

  • Kecamatan Cimarga: 80.759 jiwa (5,16%)

Sebaliknya, terdapat tiga kecamatan dengan kepadatan penduduk terendah yang tercatat di bawah angka 30.000 jiwa, yaitu Kecamatan Lebakgedong, Cigemblong, dan Bojongmanik.


Faktor Dinamika Kependudukan

Dalam keterangannya kepada media, Kabid PIAK yang biasa disapa Pak Naji menerangkan bahwa fluktuasi angka ini merupakan hasil dari komponen alami dan non-alami kependudukan.

"Komponen yang memengaruhi penambahan jumlah penduduk ini meliputi angka kelahiran, kematian, serta mobilitas atau migrasi penduduk. Semakin sedikit angka kematian, tentu memberikan pengaruh positif terhadap angka harapan hidup masyarakat kita," ujar Ahmad Najiyullah seperti dilansir dari Kabar6.

Akurasi Data untuk Pembangunan

Data kependudukan yang terus diperbarui ini menjadi instrumen krusial bagi Pemerintah Kabupaten Lebak dalam memetakan kebutuhan layanan publik, infrastruktur, hingga penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran di setiap kecamatan.


Sumber Informasi: Kabar6 (Edisi 21 Maret 2026)

BAGIKAN :